Kamis, 10 Januari 2013

BAB 10 PERBEDAAN PRASANGKA DAN DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME

                                                      ILMU SOSIAL DASAR


                                                                  BAB 10
                                                                                                                                                 PERBEDAAN PRASANGKA DAN DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME

1. Perbedaan Prasangka & Diskriminasi
-  Sikap negatif terhadap sesuatu, disebut prasangka namun ada juga demikian belum jelas benar ciri-ciri kepribadian mana yang membuat seseorang mudah berprasangka;
-  Dalam kondisi prasangka untuk menggapai akumulasi materi tertentu atau untuk status sosial bagi suatu individu atau suatu kelompok sosial tertentu;
-  Seorang yang mempunyai prasangka rasial, biasanya bertindak diskriminasi terhadap ras yang diprasangkanya.
1.1.    Sebab-sebab Timbulnya Prasangka
a.Berlatar belakang sejarah;
b.Dilatar belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional;
c.Bersumber dari faktor kepribadian;
d.Berlatar belakang dari perbedaan keyakinan dan agama.

1.2. Daya Upaya Untuk Mengurangi Prasangka & Diskriminasi
a.Perbaikan kondisi sosial ekonomi, pemerataan pembangunan dan usaha peningkatan pendapatan bagi warga negara Indonesia yang masih tergolong di bawah garis kemiskinan;
b.Perluasan kesempatan belajar, adanya usaha-usaha pemerintah dalam perluasan kesempatan belajar bagi seluruh warga negara Indonesia;
c.Sikap terbuka dan sikap lapang harus selalu kita sadari bahwa berbagai tantangan yang datang dari luar ataupun yang datang dari dalam negeri.
2. Etnosentrisme
-  Suku bangsa ras tersebut cenderung menganggap kebudayaan mereka sebagai salah satu yang prima, riil, logis, sesuai kodrat alam dan sebagainya;
-  Etnosentrisme nampaknya merupakan gejala sosial yang universal, misalnya: sikap yang demikian biasanya dilakukan secara tidak sadar;
-  Akibatnya etnosentrisme penampilan yang etnosentrik, dapat menjadi penyebab utama kesalah pahaman dalam berkomunikasi;
-  Etnosentrisme dapat dianggap sebagai sikap dasar Ideologi Chauvinisme pernah dianut orang-orang Jerman pada zaman Nazi Hitler, mereka merasa dirinya superior, lebih unggul dari bangsa-bangsa lain, dan menganggap bangsa-bangsa lain sebagai inferior, lebih rendah, nista dan sebagainya.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar